Sunday, September 25, 2016

Ir H. Suswono, MMA Bakal Calon Bupati Brebes 2017-2022

Perpolitikan di Indonesia semakin riuh mungkin dampak dari pencalonan Gubernur DKI Jakarta yang baru-baru ini dipilih dan diresmikan siapa-siapa saja yang bakal menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing. Kini di Jakarta sudah ada tiga pasangan yang nantinya akan memperebutkan menjadi DKI 1 yaitu  Anies Baswedan, Kohhok dan Agus Yudhoyono.  Mereka bertiga dengan gegap gempitanya akan memberikan visi, misi serta program-program terbaiknya. Dampak tersebut ternyata sudah merambah di kota-kota kecil di Jawa Tengah seperti contoh Kabupaten Brebes yang akan mencalonkan menjadi nomor satu di Brebes adalah seorang yang bernama Ir. H. Suswono, MMA, dengan profil sebagai berikut:

lahir di Tegal, Jawa Tengah, 20 April 1959; umur 57 tahun) dulunya adalah Mantan Menteri Pertanian Indonesia sejak 22 Oktober 2009. Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI untuk periode 2004-2009 dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Suswono menjadi anggota DPR-RI melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kab. Tegal, Kota Tegal, Kab. Brebes) dan dipercaya membidangi Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan, Perikanan, dan Kelautan di Komisi IV.

Keluarga
Suswono adalah anak dari H. Asyraf dan Hj. Suratni. Suswono mempunyai enam adik: Suciati, Agus, Artati Budi, Arum, Arif, dan Iman Setiaji Suswono mempunyai empat orang anak: Anna Mariam Fadhilah, Adilah Ihsani, Muhammad Usaid Gharizah, dan Sarah Nabilah dari pernikahannya dengan Mieke Wahyuni

Pendidikan:
SD Negeri Kalisapu - Tegal
SMP Negeri 1 Slawi - Tegal
SMA Negeri 1 Slawi - Tegal
Program S1 Sosial Ekonomi Peternakan IPB
Program S2 Magister Manajemen Agribisnis IPB
Program S3 Doktoral Manajemen Bisnis IPB

Seminar dan Pelatihan:
SEPADYA Depdikbud tahun 1987
Menghadiri Kongres Mahasiswa Islam Australia di Sidney tahun 1992Elemen B
Delegasi Departemen Kehutanan dan Perkebunan dalam rangka memenuhi undangan GTZ di Jerman tahun 2001
Studi Banding Agribisnis MMA IPB di Thailand dan China tahun 2002
Delegasi F-PKS ke Malaysia tahun 2004 dalam rangka advokasi permasalahan TKI di Malaysia
Piagam/Penghargaan
Lulusan Terbaik SEPADYA Angkatan I Kopertis Depdikbud tahun 1987
Pelajar Teladan Tingkat SLTA Kab. Tegal tahun 1978
Pekerjaan
Dosen Universitas Ibnu Khaldun Bogor
Dosen Institut Pertanian Bogor
Asisten Dosen Institut Pertanian Bogor
Guru Madrasah Aliyah Negeri Bogor

Organisasi:
Ketua HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Bogor
Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan IPB
Pengurus PII (Pelajar Islam Indonesia) Daerah Tegal
Ketua PII Komisariat Slawi
Pemerintahan:
Tenaga Ahli Menteri Kehutanan tahun 1999-2001
Anggota DPR RI Periode 2004-2009
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI 2005-2009
Menteri Pertanian - Kabinet Indonesia Bersatu II 2009-2014


Tuesday, September 13, 2016

Peluang Bisnis Tanaman dengan Media Hidroponik

Sekilas Hidroponik
Kali ini penulis akan memaparkan apa itu Hidroponik, dia adalah cara tanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah hanya menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada cara tanam hidroponik ini lebih sedikit daripada media tanah. Keefeisiennya dengan hidroponik ini lebih cocok diterapkan pada suatu daerah yang pasokanya airnya sangat terbatas.
Asal kata hidroponik berasal dari bahasa Inggris Hydroponic atau dari bahasa Yunani (hydro berarti air, dan ponos berarti daya). Nama kerena dari Hidroponik dikenal sebagai soilless culture atau disebut dengan budiaya tanaman tanpa tanah. Simpulnya bahwa hidroponik maksudnya adalah budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan media tanah.
Awal mula hidroponik ini dicetuskan oleh Jhon Woodward sekitar tahun 1699, dan teknik budidaya tersebut pada waktu itu dengan menggunakan media air sebagai media tanamnya. Dia menemukan bahwa tanaman dalam sumber-sumber air yang kurang murni akan tumbuh lebih daripada tanaman dengan air murni.
Puncaknya pada tahun 1859-1865 ahli botani asal Jerman Julius von Sachs dan Wilhelm Knop telah membudidayakan tanaman dengan teknik tanpa tanah. Dan penekanan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi mineral yang banyak pada tanaman tersebut. Hingga sekarang Solution culture dianggap sebagai jenis hidroponik tanpa media tanam inert yaitu suatu teknik tanam yang tidak harus menyediakan unsur hara. Dan sekitar tahun 1929 William Frederick Gericke dari Universitas California di Berkeley mempromosikan diri dengan terbuka tentang Solution culture yang digunakan untuk menghasilkan tanaman pertanian. Dia menciptakan sensasi dengan menumbuhkan tomat yang menjalar sampai duapuluh lima kaki di halaman belakang rumahnya dengan medianya larutan nutriean mineral selain tanah, dan sekitar tahun 1937 dia menciptakan istilah hidroponik.
Kini, pada kalangan masyarakat tertentu sudah melirik budidaya tanaman dengan metode hidroponik tetapi harus diingat bahwa tanaman yang akan dibudidayakan dengan metode hidroponik harus bersifat komersial, karena tidak semua pertanian bersifat ekonomis. Dan jenis tanaman yang mempunyai nilai ekonomis tinggi untuk dibudidayakan dengan hidroponik adalah tanaman paprika, timun jepang, tomat,selada, melon.

Sunday, September 11, 2016

Idul Adha Serentak di Kabupaten Tegal dan Manfaat Daging Kurban Bagi Kesehatan

Idul Adha Serentak di Kabupaten Tegal dan Manfaat Daging Kurban Bagi Kesehatan. Malam ini atau malam Senin di Masjid, Mushola, Langgar, Surau terdengar sayup-sayup gema takbiran yang silih berganti bersahutan terbawa angin kehidupan, tidak seperti biasa cuaca di malam ini begitu cerah dan dingin, tidak seperti hari kemarin dan malam-malam kemarin yang sesekali gerimis dan hujan, mungkin ini pertanda untuk menyejukan di hati warga masyarakat yang esoknya akan melaksanakan sholat Sunnah berjamah di masjid atau mushola di mana tempat berada. Begitu juga dengan kambing-kambing atau sapi-sapi yang esoknya akan dieksekusi secara serentak di sudut-sudut desa dan kota. Para kambing sudah ikhlas untuk dieksekusi. Uniknya para kambing tidak meronta saat akan disembelih, mungkin para kambing teringat nenek moyang kambing terdahulu. Tanpa menitik air mata sedikitpun atau rasa sakit yang begitu mendalam saat sebilah pisau, gobang, atau pedang akan memisahkan antara kepala dan tubuhnya. Sungguh mempesona dengan kematiannya. Kambing juga berfikir, bahwa nantinya dagingnya akan dikonsumsi oleh orang-orang muslim (piatu, yatim,para janda) dan warga sekitarnya. Sehingga para kambing tentu akan merasa 'Merdeka' apabila pisau sudah menggores lehernya. Lagipula si kambing juga akan mengemukakan bahwa dagingnya mempunyai manfaat bagi kesehatan si konsumen, seperti tulisan berikut:

Bahwa protein yang dihasilkan dari daging kambing ini memiliki asam amino dimana protein yang dihasilkan sangat penting untuk pertumbuhan, memperbaiki sel-sel yang sudah rusak, manfaat lainnya yaitu sebagai sumber energi utama, juga sebagai cadangan karbohidrat dalam tubuh sekaligus untuk menjaga keseimbangan asam basa dara, manfaat lainya adalah pembentukan bahan plasma kelenjar, hormon serta enzim. Yang terpenting dari daging kurban ini adalah membantu agar terhindari dari anemia, dan kandungan yang lain adalah membantu pencegahan pada dinding pembuluh darah yang terkadang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Selain itu juga daging kambing berfungsi untuk menambah energi yang padat pada tubuh manusia dan membuat rasa kenyang lebih lama. Jadi pada intinya bahwa daging kambing kurban sangat bermanfaat bagi manusia, karena dilihat dari sisi kesehatan juga keberkahan dari Nabi Ismail AS.


Sumber gambar : 

Salam Blogger
Talang malam takbiran pukul 21:49