Sekilas Hidroponik
Kali ini
penulis akan memaparkan apa itu Hidroponik, dia adalah cara tanam dengan
memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah hanya menekankan pada pemenuhan
kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada cara tanam hidroponik ini
lebih sedikit daripada media tanah. Keefeisiennya dengan hidroponik ini lebih
cocok diterapkan pada suatu daerah yang pasokanya airnya sangat terbatas.
Asal kata
hidroponik berasal dari bahasa Inggris Hydroponic atau dari bahasa Yunani
(hydro berarti air, dan ponos berarti daya). Nama kerena dari Hidroponik
dikenal sebagai soilless culture atau disebut dengan budiaya tanaman tanpa
tanah. Simpulnya bahwa hidroponik maksudnya adalah budidaya tanaman yang
memanfaatkan air dan tanpa menggunakan media tanah.
Awal mula
hidroponik ini dicetuskan oleh Jhon Woodward sekitar tahun 1699, dan teknik
budidaya tersebut pada waktu itu dengan menggunakan media air sebagai media
tanamnya. Dia menemukan bahwa tanaman dalam sumber-sumber air yang kurang murni
akan tumbuh lebih daripada tanaman dengan air murni.
Puncaknya pada
tahun 1859-1865 ahli botani asal Jerman Julius von Sachs dan Wilhelm Knop telah
membudidayakan tanaman dengan teknik tanpa tanah. Dan penekanan pada pemenuhan
kebutuhan nutrisi mineral yang banyak pada tanaman tersebut. Hingga sekarang
Solution culture dianggap sebagai jenis hidroponik tanpa media tanam inert
yaitu suatu teknik tanam yang tidak harus menyediakan unsur hara. Dan sekitar
tahun 1929 William Frederick Gericke dari Universitas California di Berkeley
mempromosikan diri dengan terbuka tentang Solution culture yang digunakan untuk
menghasilkan tanaman pertanian. Dia menciptakan sensasi dengan menumbuhkan
tomat yang menjalar sampai duapuluh lima kaki di halaman belakang rumahnya
dengan medianya larutan nutriean mineral selain tanah, dan sekitar tahun 1937
dia menciptakan istilah hidroponik.
Kini, pada
kalangan masyarakat tertentu sudah melirik budidaya tanaman dengan metode
hidroponik tetapi harus diingat bahwa tanaman yang akan dibudidayakan dengan metode
hidroponik harus bersifat komersial, karena tidak semua pertanian bersifat
ekonomis. Dan jenis tanaman yang mempunyai nilai ekonomis tinggi untuk
dibudidayakan dengan hidroponik adalah tanaman paprika, timun jepang, tomat,selada, melon.
No comments:
Post a Comment